.quickedit{ display:none; }

Jumat, 20 Desember 2013

Don Lego: Ingin Membangunkan Musik Ska yang Tertidur Pulas


“Ayo kawan kita berdansa.

Di lantai ini kita bersama-sama.

Ayo kawan kita berdansa.

Di lantai ini kita semua merdeka.”

(Don Lego – Berdansa)

Sepenggal lirik lagu dengan judul 'Berdansa' milik Don Lego diatas mungkin menjadi salah satu bukti jika band asal kota Bandung ini ingin membangunkan kembali genre musik ska yang sempat tertidur pulas semenjak tahun 2000-an. Dan pada tahun 2003 Don Lego terbentuk, dimotori oleh Kumbank (vokal), Iyai (gitar), Bois (bass), Irfan (drum), Komenk (keyboard) Aji (saxophone), Epoel (trombone) serta Obey dan Bejo (trumpet) yang bukan orang-orang baru di dunia musik Bandung. Mereka adalah orang-orang yang udah malang-melintang di dunia musik Bandung. Beberapa dari mereka bahkan sempat punya band bergenre Ska yang sempat berjaya di akhir era 90-an.

Don Lego dapat dikatakan sebagai salah satu pionir kembalinya kejayaan musik Ska di Bandung. Band yang beberapa personilnya mempunyai berbagai latar belakang musik ini pada awalnya mengusung aliran tradisional reggae & ska, namun seiring perkembangan musik yang dimainkannya mereka akhirnya menyebut musik mereka sebagai roots and steady beat.

Setelah hampir lima tahun berkarya, pada Desember 2009 Don Lego merilis album pertama mereka yang berjudul Dancing in the Moon. Album yang dikerjakan selama dua tahun ini merupakan bukti eksistensi para personilnya dalam dunia musik Ska yang mulai berkembang di kota Bandung. Kini meskipun formasi sedikit berubah dimana Saxophone yang tadinya diisi oleh Aji dilimpahkan ke Opick dan posisi drummer yang saat ini diisi oleh Pam, para "Don" ini bisa membuktikan eksistensinya di jalur indie dengan menampilkan karya-karyanya di berbagai gigs di Bandung hingga beberapa kota lainnya.

Meskipun sempat berganti-ganti personil, tidak menyurutkan semangat Don Lego untuk terus bermusik. Banyak pengalaman yang lucu ketika mereka show diluar kota. “Pernah waktu itu kita main di acara komunitas, di Jogjakarta. Hari pertama kita tidur di hotel. Karena jumlah hotelnya terbatas dan beberapa band dari luar kota juga sudah berdatangan besoknya kita ‘ngelehan’ untuk meninggalkan hotel dan tidur di pinggir jalan Malioboro.” Kata Kumbank disertai tawa para personil lainnya.

“Pernah juga waktu main di Pangandaran. Waktu itu si Kumbank ga sengaja minum air untuk gas smoke, karena disimpan di botol aqua. Pernah juga dibayar tapi ga full bayarannya. Tapi kami pikir itu bagian dari proses bagi Don Lego untuk terus berkembang.” Tutur Obey.

Nama Don Lego sendiri diambil dari salah satu tokoh di film Benyamin S. “Dulu kita seneng nonton film Benyamin S. Ada film yang judulnya Koboi Ngungsi. Disana ada tokoh penjahat yang namanya Antek-antek Don Lego. Nah dari situ langsung terbesit untuk memakai nama Don Lego sebagai nama band kita. Selain itu juga sosok Benyamin S. yang lucu, dan konyol hampir sama dengan kita-kita.” Ungkap Kumbank ketika ditemui setelah manggung di acara Voice of Voyages hari Sabtu lalu.

Saat ini Don Lego sedang mempersiapkan album keduanya yang direncanakan akan dirilis tahun 2014 mendatang. “Secara materi sudah siap, sekarang kita masih dalam tahap proses produksi. Ya mudah-mudahan awal tahun depan, album kedua sudah bisa kita persembahkan.” Ujar Iyai, sang gitaris.

“Untuk album baru, konsep musik secara keseluruhan ada beberapa perbedaan, secara musikalitas juga ada beberapa perubahan. Kita juga akan berkolaborasi dengan Risa Saraswati dan ada lagu dengan instrument dari Angklung Udjo”, tambah Iyai.

Sebagai band yang dilahirkan di Kota Bandung dan semangat Don Lego untuk terus berkarya dalam bermusik juga menaruh harapan kepada pemerintah yang baru di era Ridwan Kamil ini. Para personil Don Lego berharap, pemerintah kota bisa lebih memperhatikan fasilitas-fasilitas bermusik bagi para pelakunya.

“Ya semoga saja rencana Ridwan Kamil untuk membuat taman musik bisa terealisasi. Karena anak-anak muda yang memiliki potensi bermusik tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk berkarya. Dan program-program lainnya seperti Jum’at bersepeda bisa secara kontinyu berjalan. Intinya sih kita pasti dukung semua programnya, karena saya pikir cukup keren program-programnya, dan beda dari yang lainnya. Semoga saja bisa terealisasi.” kata Obey diamini teman-temannya.

Di akhir wawancara, Don Lego memberikan sedikit tips kepada anak-anak muda yang ingin bermain musik seperti mereka. “Untuk teman-teman yang ingin ngeband, anggap band kalian itu adalah keluarga kalian sendiri, nikmati proses selama kalian bermain musik karena untuk sukses tidak ada yang instant. Jangan pernah berhenti untuk terus berkarya. Yang paling penting tetap konsisten dengan genre yang dipilih.” Well, sukses terus untuk Don Lego, ditunggu album barunya! (IN)

BYE BYE BUNNY

 
Byebye Bunny adalah sebuah band yang memilih Orkestra Kematian Kartun untuk genre mereka. Itu dimulai pada 2010 ketika Pak Anggun (vokal) keluar dari band lain dan memutuskan untuk membuat sesuatu yang baru dengan musik. Setelah ia bertemu Mow (gitar lead), Robby (gitar), Zani (bass) dan Panda (drum) mereka mulai cerita baru. Karena perbedaan pengaruh mereka, mereka membuat musik death metal berkolaborasi dengan simfoni kartun seperti single baru mereka "Dirty  Babble (Monsters Vs Darkness.)". Pertunjukan pertama mereka adalah pada tanggal 31 Januari di New Viersa Cafe. Setelah itu, Robby dan Zani pergi keluar dari band karena sesuatu yang tidak bisa menjelaskan. Kemudian Arie dan Gar, seorang gitaris dan bassis dari band lokal ingin bergabung dengan mereka. Mereka memutuskan untuk mengubah genre mereka menjadi deathcore.
 sekarang mereka memiliki 5 lagu:
1. Dirty Babble (Monsters Vs. Darkness)
2. Mystery of Misery (M.o.M)
3. The Murderer of Perseus (My Revenge)
4. The Secret
5. Maya

Band : ByeBye Bunny
Genre : Deathcore / Metalcore
Country : Bandung, Indonesia

TCUKIMAY




TCUKIMAY
adalah band thrashpunk asal Bandung. Penggunaan kata tcukimay bukan diartikan sebebanarnya. Mereka memilih kata tersebut sebagai ungkapan ketidakpuasan dan kekecewaan terhadap berbagai sistem, aturan, atau pakem yang mengkungkung kehidupan. Terutama dalam bermusik.
Ketika pertama kali dibentuk pada 1999, Tcukimay dibangun atas formasi lima orang. Namun, seiring waktu mereka mengalami perubahan. Dan sejak 2006, Tcukimay berjalan dengan empat personel, yaitu Lookass (vocal), Cuky (bas) , Ndih Slayer (gitar), Ikiss (drum).
Dalam bermusik Tcukimay tetap peka dan peduli akan budaya lokal. Mereka memiliki kesadaran penuh akan keberagaman budaya Indonesia. Hal itu mereka ungkapkan dengan menjalin kolaborasi dengan sejumlah musisi tradisional seperti Iman Zimbot dari SMKI, Mang Ayi (tarompet sunda dari Subang), Tatang (spesialis kendang sunda), dan sejumlah musisi tradisi lainnya.
Sampai saat ini Tcukimay terus membuka diri bereksplorasi dengan berbagai bentuk budaya, tanpa batasan geografis dengan tetap mempertahankan dan menjaga idealisme thrashpunk itu sendiri. Dengan semangat menghargai perbedaan dan keberagaman, mereka tetap menjalin persaudaraan dan kebersamaan.
Sepuluh tahun setelah berjalan, mereka merilis album self titled pada 2009. Mereka mengemas 13 lagu dalam versi kaset. Sementara untuk versi CD, Tcukimay mengemas 14 materi ditambah satu lagu bonus Bakakak Hayam milik Noin Bullet. Dalam album tersebut, mereka juga menyuguhkan beberapa kolaborasi, antara lain Anjing Tirani (featuring Aki Amenk Disinfected) dan Birutikotabandung (featuring Panglima Viking Ayi Beuting).


Lookass- vokal
Cuky- bas
Ndih Slayer- gitar
Ikiss- drum

Walaupun Masuk Daftar Hitam, Rosemary Band Gelar Konser Tunggal



BANDUNG, 4/3/2013
Band yang mengklaim beraliran skatepunk Rosemary, tetap akan menggelar konser tunggal bertajuk, ‘PunkRock Show’ walaupun Rosemary masuk daftar hitam (black list) pihak kepolisian, hal ini terungkap dalam Press Conference Rosemary, Senin, (4/3/2013), bertempat di Karnivor Restaurant jalan RE Martadinata Bandung, turut hadir para personil Rosemary, Indra Gatot (gitar/vokal), Ink Mary (gitar/vokal), Fajar (bas), Denny (drum), dan Bane (trompet).  Konser ‘PunkRock Show’ akan berlangsung, Sabtu, (9/3/2013), di Lapangan Gasibu Bandung. Konser ini semakin meriah dengan suguhan extreme sport skateboard dan BMX, selain itu Rosemary akan berkolaborasi dengan Loocas (Tcukimay), Ndik (Bandung Inikami Orcheska), Viko (Donlego), Alexandria (String Orchestra) dan Firman (Good Boy Badminton). (ARCOM.CO.ID / Bagoes Rinthoadi)

SEJARAH HARDCORE

Munculnya musik Hardcore pada tahun 1970-an.Hardcore awalnya berasal dari musik punk, ada 3 Band yang awalnya membentuk aliran musik hardcore ini. Musik Hardcore ini juga banyak disebut sebagai musik underground karena kebanyakan komunitas musik ini tidak dipublikasikan ke masyarakat dan khlayak luas. Orang tidak akan mengenal siapa sajayang ada di musik Hardcore ini karena tidak mempunyai karakter yang subjektif, musik punk disini dapat dipublikasikan dan dapat dikenal dari ciri khas dan gaya - gaya mereka. dan dikomunitas Hardcore ini tidak memandang profesi siapa dan darimana asal serta umur orang itu.
Di aliran musik ini terdiri dari 3 Band yang mendirikannya, Pertama yaitu Bad Brain yang menyebarkan aliran Hardcore dengan mengadakan konser - konser disebagian kota, sehingga musik Hardcore dapat dikenal oleh khalayak dan masyarakat luas.
Kemudian yang kedua yaitu ada Bad Flag, mereka membentuk aliran ini dengan merubah aransemen lagu step - step menjadi lebih cepat, sehingga Hardcore mempunyai karakter musik sendiri.
dan ketiga adalah Minor Threat pada Band ini yang membedakan antara musik Punk
dan Hardcore dengan menyerukan straight age pada komunitasnya yaitu dengan mengajak komunitas Hardcore untuk hidup lebih positif karena pada era tahun 1970-an tersebut banyak pemuda yang menyukai aliran punk yang meninggal dunia dengan sia - sia dikarenakan Narkoba. Minor Threat mengajak bahwa Hardcore yang beraliran keras bukan berarti harus memakai dan menggunakan Narkoba. Straight Age yang kemudian pecah menjadi 2 bagian,yaitu bagian positif yaitu pengikut dari Vegetarian sampai tidak yang merokok, sedangkan bagian yang Negatif kebalikannya.

ROSEMARY BAND


Rosemary adalah sebuah band punk yang didirikan oleh Indra Gatot pada tahun 1997. Selain Gatot, dalam line up pertama Rosemary tercatat juga nama Arie, sekarang vokalis Disconnected dan Sofi, sekarang personil Jolly Jumper. Setelah sempat berpartisipasi dalam kompilasi “Ticket To Ride” yang bertujuan mencari dana untuk membangun skatepark di Bandung pada tahun 1999, Rosemary mengalami kevakuman karena Gatot sibuk bertanding di kompetisi-kompetisi skateboard di berbagai kota. Tahun 2002, Gatot memutuskan untuk membangun kembali Rosemary dan mengajak Fajar (bass) dan Imam (drum). Tahun 2004, Imam mengundurkan diri dari band dan digantikan oleh Ahonk. Tak lama kemudian I’ink masuk dan line up Rosemary pun menjadi seperti yang kita kenal sekarang yaitu Indra Gatot (gitar/vocal), I’ink (gitar/vocal), Fajar (bass/backing vocal) dan Ahonk (drum).
Band yang terkenal dengan hits diantaranya yang berjudul Miracle, Punk Rock Show, Supergirl (feat Gania) dan yang hits single yang terbaru Friends ini yang diponggawai oleh Indra Gatot : vok/gitaris, Ahonk : Drummer, Fajar : Bassis dan Ink : vok/gitaris ini telah banyak mempengaruhi jiwa para remaja khsusnya di Kota Bandung dalam Skateboarding, apalagi sang Vokalis Indra Gatot adalah salah satu skateboarding yang terbaik di Indonesia. Para penggemarnya atau WARS ini sering ngumpul biasanya di daerah Dapla (Dago Plaza)
Selain kompilasi fenomenal Tiket To Ride, Rosemary cukup sering terlibat dalam berbagai kompilasi lainya seperti : Disorder of youth/1999 (Revolution Records), Beyond Good And Evil (No Label Records), dan barulah di tahun 2006 mereka merilis album pertamanya dibawah label Broken Board Records dengan tetap konsisten mengangkat materi subgenre dari punk rock, Skatepunk.

Inilah 13 Band yang menggunakan topeng

1.Berzeker
Quote:
Band ini berasal dari Australia, mereka mengusung aliran Industrial Death Metal. Sebagian besar video musik mereka telah dilarang untuk ditayangkan, karena diketahui video musik mereka menyebabkan serangan epilepsi. Bahkan dari salah satu video musiknya, mereka menggunakan bagian-bagian tubuh mayat untuk penampilan mereka.


2.Buckethead
Quote:
Dia adalah seorang musisi dan penulis lagu, yang telah merilis 27 album solo. Dia memainkan semua jenis aliran musik dari bluegrass sampai thrash metal. Dan yang membuat dia semakin aneh adalah dia mengaku telah dibesarkan oleh ayam!. Inilah sebabnya mengapa dia memakai "bucket" di kepalanya. Dia ingin semua orang sadar akan bencana pembantaian yang terjadi di restoran ayam di mana-mana.


3.Daft Punk
Quote:
Daft Punk terdiri dari dua musisi asal Perancis. Mereka adalah duo elektronik yang terkenal dalam dunia "House Music".


4.GWAR
Quote:
GWAR adalah band thrash metal dengan lyrics vulgar. Mereka mengaku datang dari luar angkasa untuk memerintah planet ini. Mereka mengatakan bahwa mereka harus kuat untuk alam semesta dan sekarang mereka hanya akan mengambil alih dunia ini.


5.Lordi
Quote:
Band ini berasal dari Finlandia, mereka mengusung genre Hard Rock/Heavy Metal. Karakter dari film horror favorit mereka menjadi pilihan dalam penggunaan kostumnya.


6.Los Straightjackets
Quote:
Band Instrumental Rock ini telah merilis enam belas album. Mereka menggunakan topeng gulat untuk menyembunyikan identitas mereka saat bermain untuk penonton di seluruh dunia. Hanya ada satu anggota band ini yang berbicara dan yang memperkenalkan lagu-lagu mereka.


7.Mushroomhead
Quote:
Band Alternative Metal ini menggabungkan berbagai jenis aliran musik seperti alternative, heavy metal, dan electro-industrial musik ke dalam satu sub-genre. Selama bertahun-tahun pemakaian topeng telah mengalami perubahan sesuai dengan kepribadian masing-masing anggota.


8.Slipknot
Quote:
Band ini terdiri dari 9 personil. Mereka telah merilis 4 album studio. Setiap anggota band memiliki topeng yang sesuai dengan kepribadiannya masing-masing. Kontroversi seputar topeng mereka, yaitu mereka di tuduh telah mencuri gaya "Mushroomhead". Namun terlepas dari kontroversi itu, mereka telah dipilih menjadi "best live act" oleh Kerang!.


9.TISM
Quote:
The TISM singkatan dari "This Is Serius Mum". Band rock alternatif ini terdiri dari tujuh anggota dan berasal dari Australia. Musik mereka adalah kombinasi tari dan rock-n-roll. Mereka menggunakan banyak cara untuk menyembunyikan identitas mereka yang sebenarnya. Mereka telah meluncurkan tiga belas album.


10.The Residents
Quote:
Band ini terdiri dari 4 anggota dengan aliran avant-garde dan telah merilis 60 album! dengan film pendek, 3 CD-ROOM dan 10 DVD.


11.Kizz
Quote:
Kiss adalah salah satu american rock band yang terbentuk di NY di desember 1972. Mereka terkenal dengan tampilan outfits dengan cat wajah dan performa live-nya yang gila-gilaan dimana mereka menampilkan aksi fire breathing, blood spitting, smoking guitars, dan pyrotechnics. Band ini telah memperoleh 24 sertifikat gold dan sukses menjual 80 juta keping kopi album.


12.Purgatory
Quote:
Purgatory adalah sebuah grup musik death metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk pada tahun 1994 oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, kematian, dan lain-lain.


13.Mesin Tempur
Quote:
Mesin Tempur adalah band dengan genre Grindcore yang bersal dari ujung berung bandung mereka terkenal akan kelakuan gila saat berbincang sebelum membawakan lagu seperti membagi-bagikan makanan hingga celana dalam. Lagu merekapun cukup fenomenal seperti lagu dengan judul bom bali 1 yang hanya berdurasi 5 detik saja

MESIN TEMPUR

MESIN TEMPUR CAN KILL THE POP! FVCK YOUR IDOL! HIPHOP SUCK!





Begitu misterius dan simple-nya band Grindcore asal kota kembang yang satu ini, yah begitulah, identitas mereka sebagai Grindcore memang patut untuk diacungi jempol, terbukti mereka memilih untuk merahasiakan identitas dan biografi mereka maupun personil pribadi sendiri, karena memang Grindcore sendiri memiliki idealis untuk menutup diri dari media sana sini. Berbicara mengenai karya, mereka tidak membuat album seperti kebanyakan band underground yang lainnya, mereka lebih memilih untuk ‘Track Live’ ketika manggung di salah satu event di bandung, sebut saja Man ‘Jasad’, Amenk ‘Disinfected’, Andris ‘Burgerkill’, Butche ‘The Cruel’ ikut andil dalam pembuatan album live mereka. Mungkin lirik lagu mereka kebanyakan senonoh dan menjatuhkan suatu tindakan, komunitas / ideologi tertentu, contoh saja seperti lagu ‘HipHop Apa Itu HipHop’, ‘Beca Tiguling’, ‘Fuck Tibum’, ‘Supir Angkot Goblog’, ‘Bom Bali 1’, ‘Bom Bali 2’, ‘Intisari’ hahaha sungguh sangat anarkis dan berani lirik lagu mereka, menjatuhkan, menghujat dengan lantang, inilah yang saya suka dari mereka, idealismenya band Grindcore yang cadas dan berani sehingga memunculkan beberapa nota protes yang dilayangkan terhadap mereka. ‘Salila aing teu ngaganggu kahirupan sia, Aing moal ngejat sasiku’ begitulah kutipan yang dilontarkan sang vokalis yang entah sampai saat ini siapa identitas dibalik topeng tengkorak hitam putih tersebut.
Saya sempat menemui gitaris Mesin Tempur di backstage sesaat sebelum mereka menggerinda sebuah event underground di Cicaheum yang diadakan oleh komunitas disana, dan saya sempat melontarkan sebuah pertanyaan yang agak kurang bermutu dan sedikit mengundang gelak tawanya, karena rasa penasaran yang sangat melonjak, beginilah pertanyaan saya ‘Kang naha kunaon kudu ngangge topeng?’ Dia menjawab dengan nada dingin dan sedikit mengepalkan tangannya ‘Meh pamajikan teu ningali urang keur ngora’. Saya sedikit bingung dengan jawaban yang sesingkat itu, yang jelas maksud mereka hanyalah satu, tidak ingin ter-exspose orang (mungkin) hahaha goblok.
Kini seluruh Grinder kota kembang maupun di indonesia sungguhlah sangat merindukan penampilan dari Mesin Tempur, maklum sudah beberapa dekade ini mereka vakum dan menghilang dari pentas underground di bandung, tapi tidak dengan beberapa situs webnya, mereka tetap aktif dan menjawab beberapa pertanyaan seputar kenapa vakumnya Mesin Tempur, sebutlah melalui akun jejaring sosial Twitter @MesinTempur420. Saya sangat bersyukur karena pernah menjadi bagian dari barisan Grinder di bawah panggung ketika mereka ‘mempublikasikan’ beberapa lagu mereka di dalam album Republik Mesin Tempur tersebut, bahkan sampai saat ini beberapa kaos, sticker yang makin usang dan lecek masih tersimpan di lemari berukuran 40x60cm. Akhir kata, saya sangat terinspirasi oleh kehadiran mereka yang sangat berani dan lugas, simple, teu loba omong, bukti nu nyata, tidak seperti HipHop yang membacot seribu kata tapi praktek nol besar. Bahkan band yang sekarang saya gandrungi kebanyakan terpengaruh oleh petikan killtuner dan goresan grind musikalitas

UNDERGOD



SEMPAT DIANGGAP SEBELAH MATA, KESUNDAAN KINI JADI TRADEMARK YANG MELEKAT ERAT DI TUBUH UNDERGOD. HASILNYA, MEREKALAH SATU-SATUNYA BAND YANG DISEMATI LABEL SUNDANESE TECHNICAL DEATH METAL.


“AING hirup di tanah Sunda. Geus hiji kawajiban ngamumule Ki Sunda. Mun urang bule bangga ngomong make basana sorangan, ku naon urang henteu.” Itulah kalimat yang terlontar dari mulut Kinoy Bacok saat ditanya perihal alasan memilih kesundaan sebagai ciri khas Undergod.
“Ku jalan nyieun lirik lagu make Basa Sunda, ngomong sapopoe, jeung make iket ieu, urang hayang mere tangara ka balarea yen urang Sunda teh eksis dina sagala widang,” cetus Kinoy lagi sambil menempelkan telunjuk ke kepalanya yang memang dibebat iket Sunda.
Kinoy selalu bicara berapi-api tentang Sunda, termasuk cap kampungan yang diterimanya saat pertama kali memutuskan memakai Basa Sunda dalam lagu-lagu Undergod. “Sumpah, baheula mah babaturan sorangan ge protes gara-gara urang nyieun lagu make Basa Sunda. Tapi, urang milih panceg kana eta pilihan. Alhamdulillah, hasilna jiga ayeuna. Da ari kahayang dina hate leutik mah, band kami ge make kecap Sunda. Lain Undergod. Tapi da geus kagok,” tukasnya.
Dibalut kualitas musik yang memang keren, keputusan Kinoy tersebut akhirnya menuai hasil positif. Bahkan kini Undergod begitu identik dengan tradisi Sunda. Mereka termasuk satu dari sedikit band yang dengan kesadaran penuh menyelipkan tradisi leluhur dalam setiap aksi panggung.
Nama Undergod mulai menjulang setelah tampil di panggung Bandung Death Fest 3. Di acara yang dihadiri lebih dari 3.000 penonton itu, Undergod layak dijadikan sebagai salah satu performer terbaik. Padahal jauh sebelum itu, Undergod nyaris kandas setelah mengalami stagnasi selama tiga tahun sejak 2004.
Dibentuk pada 2004, Undergod mengawali eksistensi mereka dengan formasi Kinoy (vokal), Said (gitar), Abas (bass), dan Uti (drum). Namun, dengan formasi seperti itu, laju Undergod tidak berjalan mulus. Mereka sempat mengalami kebuntuan dalam bermusik. Beruntung mereka akhirnya sanggup melewati masa-masa sulit tersebut.
Keputusan mengubah formasi dengan menggeser Abas dari bassis menjadi penggebuk drum, jadi manuver brilian yang akhirnya mengubah garis tangan Undergod. Terlebih lagi setelah formasi anyar tersebut mampu menelurkan sebuah lagu berjudul Cai Kawantun. Singel pertama ini dirilis di bawah Pieces Records.
Nama Undergod makin berkibar setelah merilis lagu berjudul Kudak-kadek sebagai singel kedua. Di lagu ini mereka menggandeng Aki Amenk (Disinfected). Karena merasa pol dengan komposisi Kudak-kadek, Undergod menyertakan nomor ini dalam kompilasi Padiga (Panceg Dina Galur Compilation, 2009).
Lagu lain yang tak kalah impresif adalah Saguru Saelmu Tong Ngaganggu, yang kemudian terpilih jadi salah satu materi kompilasi Brutally Sickness yang dirilis Extreme Soul Productions.
Kini membicarakan Undergod adalah juga membicarakan pula tentang kesundaan. Mereka sukses menjadikan Ki Sunda sebagai teror baru yang sanggup mengusik sudut pandang anak muda. Dan hasilnya, mereka jadi satu-satunya band yang musiknya mendapat sebutan Technical Sundanese Death Metal.


2004
Kinoy-vokal
Said - gitar
Abas - bas
Uti - drum
2007

Kinoy-vokal
Said-gitar
Abas-drum


2010

Kinoy- (vokal)
Diaz- (gitar)
Ega- (bas)
Abas- (drum)



UNDER 18

KONSISTEN DENGAN APA YANG TELAH DIANUT! ITULAH YANG MENJADIKAN UNDER 18 SEPERTI SEKARANG.

SEJAK
dicetuskan pada pertengahan 1997, Tepeng (eks Stinky Mouth), Budrexxx (eks Hamster), Seeon (eks Burning All System dan Flip On), Iev (eks Black T-Shirt dan Tengik), serta Joko Big (eks As One, United Youth, dan Point of View), telah bersepakat memilih oldscholl hardcore sebagai katarsis. Dan, setelah 14 tahun berlalu, mereka tetap memainkan apa yang mereka pilih ketika kali pertama membangun Under 18. Maka tak berlebihan bila sekarang mereka layak menyandang status sebagai salah satu band yang punya pengaruh di scene Bandung Underground.
Mendengarkan lagu mereka, kita serasa hidup di era 90-an ketika wabah NYHC tengah menjangkiti anak muda mundial. Dan seluruh personel Under 18 tidak menampik sama sekali bila sound lagu-lagu mereka dianggap sarat dengan karakter itu. Ada resam yang sangat kental dari sang legenda NYHC, Warzone.
“Warzone adalah inspirasi terbesar yang memengaruhi musik Under 18. Dan bagi kami, Raybeez (vokalis Warzone, red) ibarat seorang lord,” tutur Andri Budrex, basis Under 18.
Tapi, mereka tak mau terbuai dengan pengaruh Warzone. Di tangan Under 18, pengaruh NYHC direkonstruksi ulang sedemikian rupa sambil diselipi substansi lokal. Jadilah musik Under 18 seperti sekarang.
Empat belas tahun jelas bukan waktu sebentar untuk memegang komitmen mempertahankan persepsi yang sama dalam sebuah wadah bernama Under 18. “Jujur saja, kami kadang dihinggapi rasa lelah dan jenuh. Tapi, alhamdulillah kami bisa mengatasi semuanya. Dan semua ini tak lepas dari support teman-teman di scene Bandung Underground,” imbuh Budrex.
Bicara soal Under 18 adalah bicara soal sebuah band yang matang karena ditempa jam terbang. Matang di atas panggung. Bayangkan saja, personel band ini sudah mulai bermusik saat berusia rata-rata 15-16 tahun.
Sebagai bentuk terima kasih atas pencapaian mereka selama ini, Under 18 tak pernah lelah menebar pesan akan pentingnya saling dukung di antara keluarga besar Bandung Underground. Simaklah lagu Bandung Brotherhood atau Loyalitas.
“Kita harus bertima kasih pada sesuatu yang telah berjasa menjadikan Under 18 seperti sekarang ini,” tegas Budrex.


Tepeng-(vokal)
Seeon-(vokal)
Budrex-(bas)
Iev-(gitar)
Joko Big-(drum)

JERUJI - Warlock



JERUJI memerlukan jeda enam tahun dari album sebelumnya ke album ini. Perubahan formasi band maupun konsep musik jelas terlihat dalam album Warlock. Masuknya Aleandre (Full of Hate) untuk mengisi gitar dan Pengex (Take A Stand) pada bas memberikan nuansa baru dalam musik Jeruji. Keduanya menularkan sentuhan New York Hardcore/Oldskool Hardcore. Sebanyak 13 lagu, Jeruji menunjukkan level kematangan dari segi musik. Album Warlock juga jadi penanda 15 tahun eksistensi mereka di skena Bandung Underground.
TITEL
Warlock
RILIS
2011
LABEL
Rockabilly Syndicate Records
FORMAT
Album ond CD

Video Burgerkill Bikin Musisi Metal Dunia Ingin Mampir ke Bandung Berisik 2014



JAKARTA
- Band metal Burgerkill baru saja mendapatkan penghargaan dari Golden Gods Awards 2013 kategori Metal As F*ck dari majalah Metal Hammer. Mereka mengalahkan sejumlah band metal luar negeri yang tak kalah cadasnya.

Band asal Bandung itu berhasil menyisihkan Jason Newsted, Pussy Riot, Nergal dan Sea Shepherd. Dalam ajang yang berlangsung 17 Juni 2013 kemarin, Burgerkill juga sempat tampil sepanggung dengan band metal legendaris seperti Motorhead.

Selain itu, mereka juga tampil bareng Airbourne, Five Finger Death Punch, Coal Chamber dan Paradise Lost di London, Inggris. Kemenangan Burgerkill pun semakin menunjukkan band metal Indonesia memiliki pengaruh besar di luar negeri.

Nama Indonesia pun ikut terangkat dengan penampilan band yang terdiri dari Vicky (vokal), Eben dan Agung (gitar), Andris (drum) dan Ramdan (bass) itu. Bahkan, banyak orang luar negeri menjadi antusias menyaksikan ajang Bandung Brisik yang merupakan tempat tampilnya band cadas Tanah Air.

"Nama musik metal Indonesia sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Buktinya, ketika rekaman video Burgerkill ketika tampil di Bandung Brisik 2013 langsung membuat para musisi metal dunia berniat mampir di ajang Bandung Brisik 2014, nanti," kata Vicky saat ditemui Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Band yang bermarkas di Ujung Berung ini pun terpilih sebagai band pertama yang tampil di ajang Djarum Super Rock Adventure 2013. Burgerkill akan menjalani konser panjang karena ada 14 kota yang akan mereka kunjungi.

Konser perdana Djarum Super Rock Adventure 2013 akan dibuka di kampung halamannya Jokowi di Kota Solo pada 25 Juni. Selanjutnya, mereka akan tampil di Yogyakarta, Semarang, dan Purwokerto. Konser akan dilanjutkan di sejumlah kota di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta usai lebaran.

Selain itu, mereka akan mampir ke-17 kota lainnya untuk acara meet & greet dengan penggemar.
(tre)

Tutup Rangkaian Tur Jasad Guncang Panggung Senayan

                                           
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Band underground asal Bandung, Jasad, menutup rangkaian tur di sembilan kota setelah perform di Plaza Barat Senayan, Jakarta Pusat. Jakarta menjadi kota terakhir dalam tur yang bertajuk Djarum Coklat Extra Pesta Bintang Coklat Bhineka Tunggal Ika Jasad Tour 2013.
Band yang beranggotakan Man (vocal), Ferly (gitar), Yuri (bass), dan Abas (drum), mengawali pertunjukan mereka dengan membawakan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anak muda.
Usai membawakan lagu Indonesia Raya, band asal Ujung Berung ini mulai menghentak dengan lagu berjudul 'Diamation' dan 'Precious Moment Today'. Malam itu Jasad juga membawakan tembang 'Rebirth of Jatisunda', 'Fearless', 'Siliwangi', 'Sunyaruri', sampai lagu-lagu hits mereka seperti 'Kujang Rompang’ dan ‘Nagara Ragana Naraga’ dan ditutup dengan lagu 'Cengkram Garuda'. Konser tersebut juga menampilkan band-band underground lain seperti Kedjawen, Melody Maker, Panic Disorder, Sweet As Revenge, sampai Turbidity.
Di sela-sela pertunjukan, tepatnya saat coaching clinic, Man mengatakan kalau konser mereka juga melakukan social investment seperti mengecat masjid, membagikan sembako, mengecat pos polisi, membersihkan lingkungan, sampai membagikan tong sampah.
"Tiap kota berbeda social investment-nya. Ini membuktikan teman-teman komunitas underground tak cuma bisa mabuk semata. Tapi ada kontribusi positif buat kota dan tempat tinggalnya," kata Man di Plaza Barat Senayan, Minggu (9/6/2013).
"Waktu saya di kota tua Jakarta, saya lihat ada anak metal. Tongkrongannya seram, badan penuh tato. Tapi saya lihat ada tulisan Mom and Dad. Semetal-metalnya kita, tetap berbakti sama orang tua," lanjutnya.
Selama menjalani rangkaian tur di sembilan kota, kata Man, juga ada pengalaman-pengalaman yang menarik. Satu diantaranya saat ia perform di Serang, Banten. Ketika itu, dia sampai pingsan karena kondisi fisiknya yang sedang drop.
"Di Serang sempat fisik nge-drop, masuk rumah sakit disana, diinfus. Sempat mau pingsan di panggung, tapi untungnya sempat selesaikan sampai lagu terakhir," ungkapnya.
Saat ditanya musik metal yang identik dengan rusuh, Man mengatakan selama tur tak ada kerusuhan yang berarti. Jika ada yang berkelahi, menurut Man hanya ada dua orang dan langsung diselesaikan disitu.
"Jarang berantem, enggak ada yang rusuh sampai gimana. Diselesaikan mereka sendiri, habis berantem, pelukan," bebernya.
Man menambahkan, saat bagian coaching clinic, sebenarnya ia mengharapkan ada obrolan seputar bagaimana teknik bermain gitar, bass, sampai drum. Namun menurutnya kebanyakan saat coaching clinic, mengobrol hal-hal lain diluar teknik bermusik.
"Waktu di Majalengka, ngobrol-ngobrol sampai jam 12 malam. Mereka belum puas waktu ngobrol-ngobrol saat H-1," ucapnya.
Konser itu juga mendapat dukungan penuh dari Djarum Coklat Extra selaku sponsor utama. Konser yang mengangkat slogan 'Loe Gue Friend' itu juga mengusung tema Bhineka Tunggal Ika yang artinya memahami pentingnya keberagaman dan mengajak anak muda menghargai nilai-nilai kearifan lokal.
Agus Dani Hartono, selaku National Promo Djarum Pusat, mengatakan dibanding delapan kota sebelumnya, Jakarta menjadi kota istimewa dalam rangkaian tur tersebut karena komunitas yang datang tak hanya dari Bandung dan Jakarta, namun juga datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.
"Ada tiga band dari Bandung dan tujuh band dari Jakarta yang perform disini. Banyak komunitas dari kota lain yang datang kesini. Sesuai tema kita, Djarum Coklat Extra Pesta Bintang Coklat Bhineka Tunggal Ika Jasad Tour 2013, seluruh komunitas bersatu seperti kampanye persaudaraan," jelasnya.
Sedangkan Giovitano, owner Atap Promotions selaku promotor acara tersebut, menilai Bhinneka Tunggal Ika Tour dapat dijadikan sebuah kampanye persaudaraan dan persatuan di kalangan pecinta musik underground di Indonesia. Menurutnya perkembangan acara tersebut sangat massive dari tahun ke tahun, baik secara kuantitas maupun kualitas.
"Meskipun selama ini komunikasi dan tali silahturahmi sudah terjalin di kalangan pecinta musik underground di Indonesia, tur ini bermaksud untuk lebih mempertajam dan memperkuat atas apa yang selama ini telah dibangun.
Disini berusaha untuk mengumpulkan dan mempersatukan kembali serpihan-serpihan yang terserak di berbagai daerah, di bawah naungan merah putih," tandasnya.

Jumat, 13 Desember 2013



Mulai di akhir tahun 2004 anggota asli berada di SMA yang sama, mencoba untuk membuat sesuatu yang baru untuk memulai sebuah band. Para anggota band Ryan - drum, Asuy-Bass, Bart-gitar dan Ryan datang dalam lingkungan Ricky-VOC mulai dengan lagu penutup dari Rancid, Agnostic Front, Biohazard dan Hatebreed. Banyak dari lagu awal langsung dipengaruhi oleh eropa HC seperti Rykers, Backfire, dll dan ... maka kita membuatnya lebih lambat, lebih berat dengan sentuhan banyak alur di dalam kita menyebutnya "SUPER CHORDS DAYA ALUR" dan beatdown beberapa atau dua dalam langkah (fukk yah kami sebuah band hardcore).
Debut pertama profesional Outright adalah sebuah album yang disebut "HARDCORE Strikes Back" itu berisi 11 lagu HC dan 1 lagu remix, dirilis oleh catatan Croosover pada akhir 2008. Namun demikian kita mulai melakukan tur di seluruh Indonesia dan main dengan band-band yang baik begitu banyak dan peristiwa internasional seperti TEROR (Los Angeles / AS), CARPHATIAN (Australia), MEMILIKI HATI (Boston / AS), Ruiner (Boston / AS), DARAH PERTAMA (AS) dan banyak lagi. Dan kita tur untuk beberapa bulan untuk mempromosikan album kami, kami juga mendistribusikan Pemogokan HARDCORE KEMBALI ke Eropa seperti Swedia, Perancis dan Belanda.
Setelah beberapa tahun kebersamaan Ricky memutuskan untuk meninggalkan alasan penyebab langsung pribadi (kita akan merindukanmu bro) dan kemudian kami menemukan Hardy (End Of Line) untuk bergabung dengan band kita mulai melakukan tur di pertengahan 2010 dengan Hardy sampai sekarang. Dia memiliki karakter yang baik sebagai baik sebagai Ricky. Kami juga memiliki 3 tunggal yang dilepaskan selama 3 kompilasi berbeda kita memiliki "DEWAN BERDARAH" - KELUARGA / Linoleum catatan, "KEPERCAYAAN RUSAK"-Indikator catatan, "PENGHAKIMAN" nep-catatan dan kita akan merekam album baru di akhir tahun ini.
Lagu baru langsung berisi beatdown begitu banyak sehingga anak-anak Anda dapat melakukan semua yang anda ingin lakukan di lantai dansa, terus HC HARDCORE coz adalah suatu gerakan bukan hanya fashion fukkin ', ini adalah cara hidup tetap hidup bisa tetap bertahan ...




Dan download lagunya di http://www.reverbnation.com/